
Bagi para penggemar olahraga sepakbola pastinya tahu dengan Pele, sang legenda sekaligus mitos. Untuk generasi sekarang tentang kehebatan Pele sudah biasa didengar tetapi masih sangat sedikit yang mengetahui bagaimana persisnya letak kehebatan Pele yang sebenarnya. Tetapi bila anda termasuk pada pecinta permainan ajaib di lapangan hijau ini pastinya prestasi bagi pemain dengan julukan The Black Pearl ini membuat anda merasa kagum serta hormat kepadanya. Bahkan di dalam sebuah poling yang dilakukan oleh saluran televisi History pada tahun 2018 lalu menunjukkan bahwa Pele berada di posisi paling atas. Yaitu sebagai sosok pesepak bola terhebat sepanjang masa. Setelahnya baru ada nama pesepak bola lainnya seperti Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Walaupun hal ini terlihat biasa namun poling History ini dianggap sebagai pengakuan terhadap kehebatan Pele yang pernah mencetak seribu gol lebih sepanjang karirnya.
Kemampuan bermain sepak bola Pele sebenarnya sudah terlihat istimewa sejak kecil, bakat yang diturunkan dari sang ayah Dondinho. Permainan sepak bola ini telah diajarkan oleh ayahnya meskipun menggunakan bola yang terbuat dari kaos kaki yang didisi penuh dengan gumpalan kertas koran bekas. Memulai karirnya ketika berusia 15 tahun pada sebuah klub sepak bola Brazil, Santos. Pada tanggal 7 September 1956 merupakan hari di mana pele bersama klubnya mencetak gol yang menraik perhatian banyak kalangan. Tidak hanya sampai di situ, pada musim pertamanya menjadi pemain reguler Santos, Pele menjadi pencetak gol terbanyak di Liga Brasil. Dengan kesuksesannya tersebut membawa Pele ke dalam skuat tim nasional dan tak perlu menunggu lama juga bagi Pele untuk mencetak gol pertamanya untuk Brasil. Di pertandingan melawan Argentina di Maracana pada tanggal 7 Juli 1957 diwarnai dengan gol pertamanya meskipun Brasil mengalami kekalahan harus 1-2.
Klub Santos menjadi jembatan bagi Pele hingga menembus tim nasional Brasil sampai bisa berkiprah di Piala Dunia pada tahun 1958. Untuk dapat masuk skuat Selecao ke piala dunia 1958 saat itu semua pemainnya harus sehat dan memiliki kondisi yang sangat bagus. Hingga kemudian dilakukan seleksi terhadap 34 pemain dan di antaranya adalah Pele dan Garrincha. Pele dinilai terlalu belia dan Garrincha memiliki fisik yang kurang sempurna karena kakinya pincang. Namun kala itu pelatihnya Vicente feola tetap memasukkannya ke dalam skuat tersebut dan terbukti baha Pele merupakan sosok yang istimewa. Pada Piala Dunia pertamanya tersebut, Pele berhasil mencetak gol dan sekaligus sebagai pencetak gol termuda di final dalam usia 17 tahun.
Keberhasilannya di Swedia 158 tersebut menjadi sebuah pemenuhan janji pada saat Brasil gagal menjadi juara di Piala Dunia 1950. Tidak hanya sekali Pele dapat memenuhi janji tersebut tetapi sampai tiga kali. Yaitu di Swedia 1958, Chile 1962 dan di Meksiko 1970 dan ketiga gelar juara tersebut menjadikannya sebagai pemain sepak bola yang tersukses. Tidak ada sosok lain yang dapat menyamai presetasi Pele hingga saat sekarang ini. Sang legenda Pele telah menjadi seseorang yang memiliki prestasi terbesar dan meskipun tidak pernah bermain di kompetisi Eropa, Pele tetap merupakan pemain sepak bola terbaik sepanjang masa. Terlepas dari sepakat atau tidaknya perihal Pele sebagai pemain terbaik sepanjang masa namun perjalanan hidup Pele merupakan gambaran yang cukup ideal untuk menjelaskan bagaimana seharusnya menciptakan pemain sepak bola. Mulai dari lahirt hingga masa pensiunnya, Pele sepertinya memang sudah dirancang untuk menjadi manusia sepakbola.
Lahir dalam lingkungan keluarga sepak bola yang ayahnya merupakan mantan pemain sepak bola profesional Brasil dan sempat bermain di Atletico Mineiro dan Fluminense. Prestasi ayahnya yaitu sempat 6 kali memperkuat tim nasional Brasil dan berhasil mengoleksi 19 gol. Pele lahir dan berada di lingkungan yang sangat menggilai sepak bola ditambah lagi Pele kecil telah menangkap informasi sepak bola sangat lengkap. Sehingga Pele tumbuh menjadi seorang anak yang memiliki bakat sepak bola yang sempurna. Dan melalui proses pembinaan profesional yang tertata rapih menjadikannya sebagai Sang Legenda. Hingga pada akhir karirnya Pele telah berhasil mencetak gol sebanyak 1282 (selama 22 tahun). Prestasi yang sangat mengagumkan bukan? Bagi para penggemar sepak bola, jangan lupa untuk up date berita bola terbaru dan terkini ya di wartabola.id.
Tips 17 Apr 2025
Peran Influencer Instagram dalam Mempengaruhi Keputusan Pembelian Followers
Dewasa ini, Instagram telah menjadi salah satu platform media sosial yang paling populer, dengan lebih dari satu miliar pengguna aktif di seluruh dunia. Di
Pendidikan 6 Des 2025
Bagaimana Cara Memilih Kampus Terbaik untuk Jurusan Teknik Industri?
Saat dihadapkan pada persaingan ketat, bagaimana cara yang tepat dan terstruktur untuk memilih kampus terbaik bagi Jurusan Teknik Industri S1 yang menjamin
Tips Kesehatan 18 Jun 2018
Jangan Abaikan Kesehatan!, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Makanan dan Minuman Ini
Kesehatan merupakan hal yang sangat penting. Untuk itu setiap orang perlu untuk menjaganya. Akan tetapi banyaknya kegiatan dan pekerjaan membuat
Tips Kesehatan 29 Jul 2024
Peran Serta PAFI Muna Barat dalam Masyarakat
PAFI (Persatuan Ahli Farmasi Indonesia) Kabupaten Muna Barat tidak hanya berperan dalam memajukan profesi farmasi, tetapi juga aktif dalam mendukung penggunaan
Tips Kesehatan 30 Mei 2020
Tindakan Kuretase Dilakukan Karena Faktor Berikut Ini
Tentunya sudah pernah mendengar apa itu kuret atau kuretase. Yaitu suatu tindakan yang dilakukan pada seorang wanita yang mengalami keguguran dan untuk
Tips Marketing 23 Feb 2026
Solusi Menaikkan Keterlibatan Media Sosial bagi Pemilik Usaha Secara Strategis dan Berbasis Data
Solusi menaikkan keterlibatan media sosial bagi pemilik usaha menjadi kebutuhan mendesak di tengah persaingan digital yang semakin intens. Media sosial bukan